Gejala Penyakit Babesiosis

Monday, October 20th 2014. | Penyakit Infeksi

advertisements

Penyebab dan Gejala Penyakit Babesiosis – GejalaPenyakit.com,- Selamat datang di website kami pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang penyakit infesi yaitu babesiosis. Penyakit babesiosis juga dikenal dengan nama mexican fever, bloody murrain, red water, plenic fever, dll. Penyakit babesiosis merupakan penyakit infeksi darah yang disebabkan oleh bakteri babesia yang ditularkan melalui gigitan kutu rusa. Kasus infeksi babesia umumnya terjadi pada hewan namun dengan berbagai cara yang memungkinkan penyakit ini juga bisa menyerang manusia. Hewan peliharaan yang menjadi tempat hidup parasit babesia antara lain kuda, domba, sapi, anjing dan kucing.

Sedangkan Penularan Gejala Penyakit Babesiosis pada hewan liar terdapat pada rusa, binatang pengerat dan rubah. Ada beberapa perantara sampainya bakteri babesia ke tubuh manusia sehingga bisa terjangkit babesiosis. Perantaranya antara lain: Gigitan langsung dari kutu yang sudah terinfeksi bakteri babesia, melalui transfrusi darah dan yang sangat jarang terjadi bayi tertular dari ibu saat masih dalam kandungan. Nah bagaimana tanda Gejala Penyakit Babesiosis ? Simak informasinya dibawah ini.

Penyebab, Gejala Penyakit Babesiosis dan PencegahannyaGejala Penyakit Babesiosis Antara Lain:

  • Gejala Penyakit Babesiosis Biasanya Diawali dengan Demam dan menggigil
  • Nyeri pada otot di sekujur badan
  • Kelelahan dan badan terasa lemah
  • Sel darah putih menurun jumlahnya
  • Anemia hemolitik, yakni anemia yang terjadi karena penghancuran sel darah merah meningkat
  • Pada sebagian penderita babesiosis, kadar serum alkaline pospatase mengalami sedikit kenaikan
  • Kadar glitamik-oksaloasetic acid transaminase biasanya juga mengalami kenaikan
  • Parasitemia tinggi sekitar 10%
  • Gejala Penyakit Babesiosis Kadang-kadang hemoglobin bisa dikeluarkan melalui urine
  • Selaput putih mata berubah menjadi kuning, ini sebagai akibat dari anemi hemolitik

Pencegahan Gejala Penyakit Babesiosis

Adapun untuk pencegahan yang efektif untuk penyakit babesiosis adalah dengan menghindari gigitan kutu rusa, jika akan melakukan transfusi darah sebaiknya donor diperiksa kesehatannya ada atau tidak ada bakteri/penyakit dalam darahnya. Sedangkan untuk pencegahan pada hewan bisa dilakukan dengan melakukan vaksinasi. Itulah postingan tentang Gejala Penyakit Babesiosis semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat jangan lupa simak juga postingan kami sebelumnya tentang infeksi saluran kemih.


advertisements